Bank Tabungan Negara (BTN) resmi memulai proses akuisisi terhadap Bank Victoria Syariah (BVIS) setelah menandatangani Conditional Sales Purchase Agreement (CSPA) pada 15 Januari 2025. Melalui kesepakatan ini, BTN akan mengakuisisi 100 persen saham BVIS dari tiga pemegang saham utama, yaitu Victoria Investama, Bank Victoria International, dan Balai Harta Peninggalan Jakarta. Total nilai akuisisi mencapai Rp1,06 triliun, yang didanai sepenuhnya dari sumber internal BTN.
Akuisisi ini merupakan bagian dari strategi BTN untuk membentuk bank umum syariah (BUS) melalui penggabungan Unit Usaha Syariah (UUS) BTN, yaitu BTN Syariah, dengan Bank Victoria Syariah. Langkah ini dilakukan untuk mematuhi aturan yang mewajibkan bank konvensional memisahkan unit usaha syariahnya jika asetnya mencapai Rp50 triliun atau 50 persen dari total aset induknya, seperti yang tercantum dalam Undang-Undang Perbankan Syariah dan Peraturan OJK. Per kuartal III-2024, BTN Syariah mencatatkan aset sebesar Rp58 triliun, dan diproyeksikan akan mencapai Rp66-67 triliun setelah menjadi BUS.
Direktur Utama BTN, Nixon LP Napitupulu, menjelaskan bahwa akuisisi ini bertujuan memperkuat daya saing BTN di pasar syariah, khususnya dalam sektor perumahan. Nixon menilai Bank Victoria Syariah sebagai kandidat ideal karena memiliki ukuran dan kinerja bisnis yang terus berkembang, dengan aset mencapai Rp3,32 triliun pada kuartal III-2024. Setelah akuisisi ini selesai, BTN berencana menyelesaikan proses merger dan spin-off BTN Syariah menjadi bank umum syariah pada semester I-2025.
Selama proses akuisisi, operasional BTN Syariah tetap berjalan seperti biasa hingga transformasi resmi menjadi bank umum syariah berbentuk perseroan terbatas (PT) selesai. Nixon optimis langkah ini akan mendukung pengembangan ekonomi syariah di Indonesia sekaligus memenuhi kebutuhan pasar yang terus meningkat.
Ingin mendapatkan insight eksklusif lainnya dari PintarSaham? Jangan lewatkan kesempatan untuk memperdalam pengetahuan investasi Anda! Klik link berikut ini untuk bergabung dan mulai perjalanan finansial Anda https://bit.ly/NewsLetterPintarSaham




