Tuesday, May 26, 2026
Google search engine
HomeBelajar SahamApa yang dimaksud dengan Kebijakan Moneter

Apa yang dimaksud dengan Kebijakan Moneter

Apa yang dimaksud dengan Kebijakan Moneter ?

Setelah sebelumnya kita membahas tentang kebijakan fiskal maka ada satu lagi kebijakan yang dikenal dengan nama kebijakan moneter.

Kebijakan moneter ini bisa dikatakan sebagai kebijakan ekonomi yang mengatur ukuran dan tingkat pertumbuhan uang yang masuk ke dalam suatu perekonomian negara.

Ini adalah tindakan terukur yang pada umumnya dilakukan oleh Bank Indonesia atau Bank Sentral untuk mengatur variabel makroekonomi seperti inflasi dan pengangguran. Bank sentral atau badan negara pengatur yang bertanggung jawab atas hal ini berhak untuk merumuskan kebijakan ini.

Tujuan dari kebijakan ini antara lain :

  • Inflasi

Kebijakan moneter diharapkan dapat mengatasi masalah ketika suatu negara mengalami inflasi yang sangat tinggi

  • Pengangguran

Kebijakan moneter dalam hal ini mempengaruhi tingkat pengangguran dalam suatu negara. Sebagai contoh meningkatkan kesempatan kerja. Pada saat perekonomian stabil pengusaha akan mengadakan investasi untuk menambah jumlah barang dan jasa sehingga adanya investasi akan membuka lapangan kerja baru sehingga memperluas kesempatan kerja untuk masyarakat

Kebijakan Moneter
Kebijakan Moneter

Jenis-Jenis Kebijakan Moneter berdasarkan tujuannya ada 2 yaitu:

  • Kebijakan Ekspansif

Kebijakan ini bertujuan untuk meningkatkan pemasukan uang dalam perekonomian negara dengan menurunkan suku bunga. Bersamaan dengan itu kebijakan ekspansif juga akan menurunkan tingkat pengangguran dan merangsang aktivitas bisnis dan kegiatan belanja konsumen. Tujuan kebijakan moneter ekspansif yaitu untuk mendorong pertumbuhan ekonomi. Seperti yang dilakukan baru-baru ini oleh Bank Indonesia dengan memotong suku bunga acuan atau BI 7 Days Reverse Repo Rate.

  • Kebijakan Kontraktif

Tujuan dari kebijakan moneter kontraktif adalah untuk mengurangi jumlah uang beredar dalam perekonomian. Ini dapat dicapai dengan menaikkan suku bunga, menjual obligasi pemerintah, dan meningkatkan persyaratan cadangan Giro Wajib Minimum untuk bank.

RELATED ARTICLES

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -
Google search engine

Most Popular

Recent Comments

Made Aditya on Saham vs Forex
A yani on Analisa Saham LPPF
Yudistira Indrasmaya Anugerah on 10 Kesalahan Pemula dalam Berinvestasi Saham
marpa on Saham vs Forex
Tyas Dwi Aprilniadi on Saham vs Forex
Asa Uswatun Khasanah on KSEI (Kustodian Sentral Efek Indonesia)