Indo Boga Sukses (IBOS) memutuskan untuk menunda rencana akuisisi dua perusahaan, yaitu Javaindo Maju Sejahtera (JMS) dan Rote Karaginan Nusantara (RKN). Penundaan ini dilakukan setelah mempertimbangkan kondisi ekonomi nasional, regional, dan global, serta hasil pemeriksaan menyeluruh (due diligence) terhadap kedua perusahaan tersebut.
Menurut Direktur Utama IBOS, Edi Nugroho, keputusan ini juga dipengaruhi oleh persepsi investor asing terhadap pasar yang stagnan. Dengan berbagai faktor tersebut, manajemen memutuskan untuk menunda akuisisi hingga waktu yang belum ditentukan.
Sementara itu, dalam satu tahun terakhir, harga saham IBOS turun tajam hingga 96,24 persen, dari Rp985 per lembar pada Maret 2024 menjadi Rp37 per lembar saat ini. Penurunan ini, menurut Edi, kemungkinan terkait dengan kondisi eksternal, seperti dampak pernyataan Presiden Amerika Serikat Donald Trump yang memengaruhi persepsi investor asing terhadap pasar Indonesia.
Di tengah kondisi tersebut, Edi juga menyampaikan bahwa renovasi besar pada D’Monaco Restaurant, salah satu unit usaha IBOS, masih berjalan dan diharapkan selesai pada April 2025.
Ingin mendapatkan insight eksklusif lainnya dari PintarSaham? Jangan lewatkan kesempatan untuk memperdalam pengetahuan investasi Anda! Klik link berikut ini untuk bergabung dan mulai perjalanan finansial Anda https://bit.ly/NewsLetterPintarSaham




