PT Hillcon Tbk (HILL) berencana melakukan stock split dengan rasio 1:5, di mana nilai nominal saham akan berubah dari Rp100 menjadi Rp20 per lembar. Saat ini, jumlah saham HILL tercatat sebanyak 2.948.300.000 lembar, dan setelah stock split, jumlahnya akan bertambah menjadi 14.741.500.000 lembar saham.
Menurut Direktur Utama HILL, Hersan Qiu, tujuan stock split ini adalah untuk meningkatkan likuiditas perdagangan saham di Bursa Efek Indonesia serta memperbanyak jumlah saham yang beredar. Selain itu, langkah ini diharapkan dapat menarik lebih banyak pemegang saham baru.
Rencana ini telah disampaikan kepada Bursa Efek Indonesia pada 2 Januari 2025 dan telah mendapatkan persetujuan prinsip melalui surat pada 20 Januari 2025. Selanjutnya, stock split akan dibahas dalam RUPS Luar Biasa (RUPSLB) yang dijadwalkan pada 3 Maret 2025, dengan pelaksanaan diperkirakan pada 10 Maret 2025.
PT Hillcon Tbk, yang berdiri sejak 1995 sebagai PT Hillconjaya Sakti di Batulicin, Kalimantan Selatan, bergerak di bidang pertambangan, konstruksi, dan energi, khususnya di sektor minyak, gas, dan batu bara. Awalnya fokus pada kontraktor sipil dan pertambangan nikel, perusahaan ini kemudian memperluas bisnisnya ke sektor real estate dan alat berat melalui anak perusahaannya.
Ingin mendapatkan insight eksklusif lainnya dari PintarSaham? Jangan lewatkan kesempatan untuk memperdalam pengetahuan investasi Anda! Klik link berikut ini untuk bergabung dan mulai perjalanan finansial Anda https://bit.ly/NewsLetterPintarSaham




