PT Raja Roti Cemerlang (BRRC) Gelar IPO, Target Raih Hingga Rp61 Miliar
Produsen tepung roti, PT Raja Roti Cemerlang (BRRC), resmi meluncurkan Initial Public Offering (IPO) dengan melepas 291,5 juta saham baru. Jumlah tersebut setara 30,01% dari total modal disetor penuh, dengan harga nominal Rp25 per saham. Penawaran awal (bookbuilding) berlangsung dari 18 hingga 20 Desember 2024, dengan kisaran harga Rp200-Rp210 per saham. Melalui IPO ini, perusahaan berpotensi meraih dana Rp58,3 miliar hingga Rp61,215 miliar.
Selain saham, BRRC juga menawarkan Waran Seri I secara cuma-cuma bagi pemegang saham baru, dengan rasio 2:1 (setiap dua saham baru mendapatkan satu waran). Total waran yang diterbitkan mencapai 145,75 juta lembar atau 21,43% dari total saham yang ditempatkan. Waran ini bisa dilaksanakan mulai 9 Juli 2025 hingga 9 Januari 2026 dengan harga pelaksanaan Rp210 per lembar. Dari waran ini, BRRC berpotensi menghimpun dana tambahan hingga Rp30,607 miliar.
Dana hasil IPO dan waran akan digunakan untuk kebutuhan operasional perusahaan, seperti pembelian bahan baku, membayar tenaga kerja, dan biaya energi seperti gas dan listrik. Dalam proses ini, NH Korindo bertindak sebagai penjamin pelaksana emisi.
Dari sisi kinerja, BRRC mencatat laba bersih Rp658,1 juta pada semester I tahun 2024, dengan pendapatan sebesar Rp40,95 miliar. IPO ini diharapkan dapat memperkuat keuangan perusahaan dan mendukung pertumbuhan bisnis di sektor Consumer Non-Cyclicals.




