PT Daya Intiguna Yasa Tbk. (MDIY), pengelola gerai MR DIY, telah menetapkan harga IPO pada batas bawah sebesar Rp1.650 per saham. Penetapan harga ini diputuskan setelah proses bookbuilding yang berlangsung dari 25 November hingga 3 Desember 2024. Masa penawaran umum IPO akan berlangsung mulai 13 hingga 17 Desember 2024.
Dalam IPO ini, MDIY menawarkan 2,51 miliar saham dengan nominal Rp25 per saham. Saham tersebut terdiri dari 9% atau 2,27 miliar saham milik Azara Alpina Sdn. Bhd., pemegang saham utama, dan 1% atau 251,9 juta saham baru yang diterbitkan perusahaan. Dengan harga Rp1.650 per saham, MDIY berpotensi memperoleh dana hingga Rp4,15 triliun, termasuk Rp415,64 miliar dari saham baru dan Rp3,74 triliun dari saham milik Azara Alpina.
Dana hasil IPO ini sebagian besar akan digunakan untuk ekspansi jaringan toko baru, seperti disampaikan oleh Presiden Direktur MR DIY, Edwin Cheah. Langkah ini bertujuan memperkuat posisi perusahaan sebagai pemimpin pasar di sektor ritel rumah tangga sekaligus memenuhi kebutuhan konsumen yang semakin beragam.
Saham MDIY dijadwalkan mulai tercatat di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada 19 Desember 2024, setelah proses distribusi saham secara elektronik pada 18 Desember 2024. Penawaran IPO ini didukung oleh PT CIMB Niaga Sekuritas dan PT Mandiri Sekuritas sebagai penjamin pelaksana efek.




