JP Morgan baru saja mengubah rekomendasinya untuk saham PT Barito Pacific Tbk (BRPT) dari “underweight” menjadi “neutral.” Perubahan ini terjadi karena tekanan jual terhadap saham BRPT mulai mereda setelah rebalancing indeks Morgan Stanley Capital International (MSCI). Menurut tim analis JP Morgan, keputusan ini mencerminkan risiko dan potensi keuntungan yang kini lebih seimbang. Mereka juga menetapkan target harga BRPT di Rp870 per saham hingga Desember 2025, yang menunjukkan optimisme terhadap prospek perusahaan.
Dari sisi keuangan, hingga kuartal III-2024, BRPT mencatatkan pendapatan sebesar US$ 1,67 miliar dan laba bersih senilai US$ 27 juta. Total aset perusahaan mencapai US$ 10,19 miliar, menunjukkan stabilitas meski di tengah dinamika pasar. Selain itu, langkah strategis perusahaan untuk masuk ke sektor kawasan industri melalui anak usahanya, Griya Idola, dianggap sebagai katalis positif yang dapat meningkatkan nilai perusahaan.
Peningkatan kepercayaan terhadap BRPT juga terlihat dari peringkat idA+ (Single A Plus) yang diberikan oleh PT Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo). Peringkat ini menunjukkan kemampuan perusahaan yang kuat dalam memenuhi komitmen keuangan jangka panjang, dengan prospek yang dinilai stabil.
Kinerja positif BRPT juga tercermin dari kenaikan harga sahamnya. Pada sesi perdagangan 3 Desember 2024, saham BRPT naik 6,79% dan ditutup di level Rp865 per saham, mencerminkan optimisme pasar terhadap perkembangan terbaru perusahaan.




