Sunday, February 1, 2026
Google search engine
HomePremiumUpdate Kuartal 2 Tahun 2023 Harga Wajar Saham MYOR (Mayora Indah, Tbk)

Update Kuartal 2 Tahun 2023 Harga Wajar Saham MYOR (Mayora Indah, Tbk)

Kinerja kuartal 2 2023 sudah dipublish untuk MYOR

EPS Q2 2023 tumbuh 41,6% jika dibandingkan dengan EPS Q2 2022.

MYOR menjadi saham pilihan di Q1 2023.

Tidak ada data konsensus dari MYOR.

Dengan menggunakan standar deviasi PER 5 tahun dan asumsi laba bersih hanya tumbuh sesuai dengan rata-rata pertumbuhan di angka 12,69% di tahun 2023 ini maka harga wajar MYOR di 3.123

MYOR PER Q2 2023
MYOR PER Q2 2023

Per artikel ini dibuat harga saham MYOR di angka 2470 sehingga masih murah.

MYOR ditarget pricekan di harga 3.200 di Simply Wall St

Secara valuasi dibandingkan dengan sektor dan industrinya MYOR memang diatas rata-rata PERnya

Berdasarkan PBV menjadi sebagai berikut :

MYOR PBV Q2 2023
MYOR PBV Q2 2023

Standar deviasi PBV yang digunakan secara Year to date (alasannya tidak terlalu optimis memvaluasi jadi selalu risknya terjaga )

Harga wajar dikisaran 2.897 dengan asumsi book value hanya tumbuh 10.53% saja.

Kesimpulannya harga saham MYOR masih undervalued 

Ditambah dengan adanya pemilu maka sektor yang diuntungkan adalah makanan dan minuman.

Jangan lupa selalu gunakan dana dingin, selalu memiliki dana darurat, siapkan tujuan keuangan apakah investasi atau trading jangka pendek.

Jika ada pertanyaan silakan chat di grup telegram atau bisa ke WA admin di 083119181386

Terima kasih semoga cuan selalu

Video Youtube PintarSaham tentang MYOR (masih based on Q1 2023) bisa dicek disini : https://youtu.be/pz_AqUzcHvg

RELATED ARTICLES

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -
Google search engine

Most Popular

Recent Comments

Made Aditya on Saham vs Forex
A yani on Analisa Saham LPPF
Yudistira Indrasmaya Anugerah on 10 Kesalahan Pemula dalam Berinvestasi Saham
marpa on Saham vs Forex
Tyas Dwi Aprilniadi on Saham vs Forex
Asa Uswatun Khasanah on KSEI (Kustodian Sentral Efek Indonesia)