Skydrugz Corner: Saham Perbankan Dengan Dana Nasabah Terbesar
Di postingan sebelumnya sudah dibahas mengenai beberapa topik seperti:
- 1. Bank dengan laba terbesar di bursa https://cutt.ly/L00tIBm
- 2. Bank dengan rugi terbesar di bursa https://cutt.ly/k00yczn
- 3. Dasar – Dasar Analisis Sektor Perbankan
- 4. Emiten Bank Dengan Dividend Yield Paling Besar
- 5. Emiten dengan jumlah investor ritel paling sedikit di bursa
- 6. Manajemen Alokasi Portofolio Saham
- 7. Emiten yang bagi dividen yang sunyi investor dan belum diapresiasi market
- 8. Teknik Melakukan Valuasi Saham
- 9. Emiten yang konsisten bagi dividen
- 10. Perusahaan Tambang Emas Terbesar di Dunia
- 11. Jeritan Energi
- 12. Emiten dengan cadangan kas besar dan Utang Mini https://cutt.ly/Y270DTQ
- 13. Metode Tambang Emas https://cutt.ly/d9eDu4s
- 14. Perusahaan Energi Dengan Laba Terbesar https://cutt.ly/N9eX5iw
- 15. Perusahaan Properti Dengan Laba Terbesar https://cutt.ly/I9uaJeB
- 16. Perusahaan Konstruksi Dengan Laba Terbesar https://cutt.ly/V3pbyhG
- 17. Saham Pakaian dan Barang Mewah dengan Laba Terbesar di Bursa https://cutt.ly/v3m8I6l
- 18. Emiten Yang Sudah Rilis LK Full Year 2022 Per 19 Februari 2023 https://cutt.ly/633I3zX
Pada postingan kali ini saya akan bahas dana pihak ketiga perbankan karena banyak emiten bank yang sudah rilis LK Full Year 2022 sehingga kita sudah bisa melihat emiten bank apa saja yang nasabahnya tetap setia.
Dana pihak ketiga adalah dana yang dihimpun oleh bank yang berasal dari masyarakat luas, yang terdiri dari simpanan giro (deman deposit), simpanan tabungan (saving deposit) dan simpanan deposito (time deposit). Sumber:
Bank yang dana pihak ketiganya terus – menerus tumbuh menandakan bahwa nasabah percaya pada bank tersebut sebagai tempat menyimpan duit.
Emiten Bank Mana Dengan Dana Pihak Ketiga Terbesar?
Dan ternyata BBRI adalah bank dengan dana pihak ketiga terbesar. Totalnya 1307 Triliun.
Di posisi kedua BMRI 1295 Triliun (exclude dana pihak ketiga BRIS)
Di posisi ketiga BBCA 1030 Triliun.
Ketiga bank ini saja nilai dana pihak ketiganya sudah tembus 3000 Triliun.
Pertumbuhan Dana Pihak Ketiga Terbesar
Dari semua bank konvensional yang sudah rilis LK Full Year 2022, ternyata mayoritas berhasil mencetak pertumbuhan dana pihak ketiga di 2022. Hanya BNGA dan BNII yang dana pihak ketiganya anjlok di 2022. Keduanya memiliki induk bank Malaysia.
Total dana pihak ketiga perbankan di 2022 adalah 5334 Triliun. Tumbuh 9,52% jika dibandingkan dengan 2021 (berdasarkan LK bank konvensional yang sudah rilis LK).
Yang memiliki pertumbuhan dana pihak ketiga paling pesat sepanjang 2022 adalah BMRI yang berhasil tumbuh 16,17%. Sedangkan yang paling mandek adalah BNII. Dana Pihak ketiga turun 8%.
Disclaimer:
I am Not a Professional Financial Analyst and Advisor. Instrumen saham dan kripto adalah investasi yang beresiko tinggi. Resiko duit hilang 100% tetap ada. So be wise. Keputusan Jual dan Beli ada di Tangan Masing-masing. .
Bila ingin mendaftar menjadi member Pintarsaham.id bisa hubungi Admin Pintarsaham.id via WA +62 831-1918-1386
Untuk mengetahui Data Kepemilikan Saham di bawah 5% maka bisa daftar gratis di link ini
Jika anda menyukai artikel ini jangan lupa untuk berlangganan di Youtube Channel Pintar Saham dan nantikan video edukasi tentang saham di channel tersebut. Jangan lupa melihat Facebook Fan Page Pintar Saham Indonesia dan Instagram Pintar Saham @pintarsaham.id
Disclaimer :
Penyebutan nama saham (jika ada) tidak bermaksud untuk memberikan penilaian bagus buruk, atau pun rekomendasi jual beli atau tahan untuk saham tertentu. Tujuan pemberian contoh adalah untuk menunjukkan fakta yang menguatkan opini penulis. Kinerja Masa Lalu tidak menjadi jaminan akan kembali terulang pada masa yang akan datang. Semua data dan hasil pengolahan data diambil dari sumber yang dianggap terpercaya dan diolah dengan usaha terbaik. Meski demikian, penulis tidak menjamin kebenaran sumber data. Data dan hasil pengolahan data dapat berubah sewaktu-waktu tanpa adanya pemberitahuan. Seluruh tulisan, komentar dan tanggapan atas komentar merupakan opini pribadi







