Monday, May 25, 2026
Google search engine
HomeInsightInvestasi SBR (Saving Bond Ritel) untuk jangka pendek

Investasi SBR (Saving Bond Ritel) untuk jangka pendek

Aditya seorang karyawan yang iseng mencari-cari investasi mana yang cocok untuk dia koleksi sementara karena uangnya disiapkan untuk membayar DP rumah target 2 tahun lagi.

Kesibukan bekerja namun kebutuhan dana yang diperkirakan akan diambil 2 tahun lagi membuat dia berpikir saham belum menjadi instrumen dominan dalam investasi yang bisa dia pilih.

Berpikir
Berpikir

 

Aditya bingung karena kalau hanya ditempatkan di deposito saja maka nanggung banget mengingat jumlah yang akan dia tempatkan lumayan dan bunga dari deposito maksimum cuman 3,5% per tahun itu pun belum dipotong pajak sebesar 20%. Hmm kira-kira instrumen investasi apa yang kamu bisa rekomendasikan ke Aditya?

Nah kalo menurut aku ni investasi SBR atau yang lebih dikenal dengan Saving Bond Ritel merupakan salah satu jenis investasi yang bisa kamu coba untuk meraih return atau imbal hasil yang lebih baik dibandingkan dengan hanya ditabung saja atau dideposito dengan time frame tidak terlalu panjang maupun tidak pendek2 banget kebutuhan dananya. 

Beruntungnya lagi ni saat ini pemerintah melalui Kementerian Keuangan sedang mengeluarkan SBR11 yang masa penawarannya dimulai dari tanggal 25 Mei 2022 hingga 16 Juni 2022. 

Apa itu SBR ?

SBR 011
SBR 011

SBR merupakan produk surat utang negara yang dikeluarkan oleh pemerintah yang bisa dibeli oleh ritel dengan nominal terjangkau yaitu mulai dari Rp 1.000.000,00 saja.

Hal yang menarik dari investasi SBR adalah tingkat kupan atau bunga yang diberikan yang biasanya selalu diatas suku bunga “standar” atau suku bunga deposito. Acuannya biasanya BI 7 Days Reverse Repo Rate ditambah spread 200 basis point (untuk SBR011) 

Nah akan ada banyak istilah yang harus kita pahami jika ingin investasi SBR ini.

Mulai dari apa itu redeem, tingkat bunga mengambang, mitra distribusi dan sebagainya. Tapi tenang saja saya akan mencoba membahasnya sesederhana mungkin.

Investasi SBR
Investasi SBR

Berbeda dengan tabungan atau deposito dimana kita harus ke bank untuk membukanya dan bisa kapan saja sesuka nasabah asalkan banknya buka, untuk SBR ini ada perbedaannya.

SBR mengenal yang namanya masa penawaran jadi tidak bisa sewaktu-waktu kita beli tergantung pemerintah dalam hal ini Kementerian Keuangan kapan mengeluarkan masa penawarannya. Dari sisi kupon yang ditawarkan pun tidaklah sama di setiap masa penawarannya. Nah seperti ini datanya yang diambil dari website Bareksa : 

Imbal hasil SBR dibandingkan dengan deposito
Imbal hasil SBR dibandingkan dengan deposito

Terlihat memang lebih menarik SBR tapi ingat di SBR dana kamu ga bakal bisa ditarik sesuka hati.

Dana yang digunakan untuk membeli SBR akan di lock selama 2 tahun (jadi ga bisa ditarik sama sekali) kecuali di tahun pertama boleh melakukan redeem (jadi istilahnya redeem bukan narik) sebesar 50% dengan syarat hanya untuk minimal saldo beli 2 Juta saja,  kalo kamu hanya membeli SBR sebesar Rp 1 Juta maka tidak mendapatkan fasilitas redeem 50% ini.

Pada saat redeem  pun ada masanya jadi ga bisa sembarangan (kesannya ribet yak tapi ini simple kok) . Kuncinya adalah ketika memutuskan untuk menempatkan dana di SBR maka dana yang ditempatkan adalah dana yang memang ga bakal kamu pake 2 tahun lagi (jadi biar ga pusing mikirin redeem dan sebagainya). Detail tentang SBR ini bisa kamu akses di link berikut : Saving Bond Ritel

 

Bagaimana jika suku bunga acuan naik ?

 

Nah ini juga salah satu keuntungan kamu memilih SBR dimana kupon yang ditawarkan bersifat floating atau mengambang jadi apabila suku bunga acuan BI 7 Days Reverse Repo Rate naik maka kupon SBRnya juga naik dengan contoh seperti ini : 

di bulan September 2022 suku bunga acuan ditetapkan naik menjadi 4% maka pada periode September 2022 – Desember 2022 kupon yang berlaku adalah 6% p.a (4% + spread 2%) 

Jadi gimana menarik bukan berinvestasi di SBR. Pajaknya pun saat ini sudah turun menjadi 10% dan sudah langsung dipotong pajak sebelum masuk ke rekening kamu jadi ga usah repot lagi bayar pajak sendiri dan sebagainya.

Kupon akan dikirimkan tiap bulan ke rekening yang kamu daftarkan (jadi memang ga bisa compunding interest kalo beli SBR tapi ada investasi yang bisa dimanfaatkan metode compounding interest nantikan di artikel selanjutnya) .

Ok jadi gimana udah mantap untuk mencoba SBR (Saving Bond Ritel) ?? tenang juga karena saat ini saking mudahnya kamu bisa membelinya langsung di smartphone yang kamu punya dengan langsung mencari website Mitra Distribusi yang ada.

Ada hal yang ingin kamu ketahui lagi tentang investasi secara keseluruhan ? silakan kirim komentar kamu di kolom yang disediakan. Follow juga Instagram PintarSaham.id , subscribe Channel Youtube PintarSaham di , dan beli merchandisenya di Tokopedia Pintar Saham

RELATED ARTICLES

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -
Google search engine

Most Popular

Recent Comments

Made Aditya on Saham vs Forex
A yani on Analisa Saham LPPF
Yudistira Indrasmaya Anugerah on 10 Kesalahan Pemula dalam Berinvestasi Saham
marpa on Saham vs Forex
Tyas Dwi Aprilniadi on Saham vs Forex
Asa Uswatun Khasanah on KSEI (Kustodian Sentral Efek Indonesia)