ADHI Menerbitkan Obligasi Berkelanjutan IV Tahap I Tahun 2024
PT Adhi Karya (ADHI) meluncurkan Penawaran Umum Berkelanjutan (PUB) Obligasi Berkelanjutan IV Adhi Karya Tahap I Tahun 2024 (Obligasi Berkelanjutan IV Tahap I 2024). Langkah korporasi ini diumumkan dalam acara Investor Gathering yang digelar secara virtual pada Rabu (19/06).
Acara tersebut dihadiri oleh seluruh jajaran Direksi, termasuk Direktur Utama Entus Asnawi Mukhson, Direktur Keuangan Bani Iqbal, Direktur Operasi I Suko Widigdo, Direktur Operasi II Harimawan, Direktur Operasi III Vera Kirana, Direktur Human Capital dan Legal Ki Syahgolang Permata, serta Direktur Manajemen Risiko dan Kesisteman Yan Arianto.
Obligasi Berkelanjutan IV Tahap I Tahun 2024 memiliki nilai pokok maksimum sebesar Rp1 triliun. ADHI sedang melakukan proses bookbuilding untuk Obligasi Berkelanjutan IV Tahap I hingga 25 Juni 2024, yang terbagi dalam tiga seri: Seri A dengan jangka waktu 3 tahun dan kupon indikatif 9,65% – 10,65%, Seri B dengan jangka waktu 5 tahun dan kupon indikatif 9,90% – 10,90%, serta Seri C dengan jangka waktu 7 tahun dan kupon indikatif 10,15% – 11,15%. Obligasi ini telah mendapatkan peringkat idA- (single A minus) dari PT Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo).
Dana yang terkumpul akan dialokasikan sebesar 45% untuk refinancing, sementara sisanya akan digunakan untuk modal kerja Perseroan. Dalam penerbitan obligasi ini, ADHI telah menunjuk beberapa lembaga sebagai penjamin pelaksana emisi obligasi (Joint Lead Underwriter), yaitu PT BRI Danareksa Sekuritas, PT Bahana Sekuritas, PT Indo Premier Sekuritas, PT Korea Investment & Sekuritas Indonesia, dan PT Samuel Sekuritas Indonesia.
ADHI berharap dapat mengumpulkan dana obligasi sebesar Rp1 triliun. Keyakinan ini didukung oleh fundamental keuangan ADHI yang kuat, seperti membaiknya rasio leverage dan arus kas operasi yang positif, serta potensi cash in dari proyek-proyek besar. Komitmen ADHI dalam memenuhi kewajibannya, baik dalam pembayaran bunga maupun pokok, juga menjadi faktor pendukung keberhasilan penerbitan obligasi ini.




