Sunday, April 19, 2026
Google search engine
HomeInsightPabrik Indofood Kebakaran?

Pabrik Indofood Kebakaran?

Dari berita diketahui bahwa pabrik Indofood ICBP di Cikupa mengalami kebakaran. Yang terbakar gudang berisi bahan kimia. Beruntung api yang membakar gudang tidak merembet ke bangunan pabrik lain. Api bisa dilokalisir karena bangunan gudang berada paling belakang dan terpisah dengan bangunan pabrik lainnya. Tidak ada korban dalam kejadian tersebut.

Pabrik tersebut merupakan tempat produksi PT. Indofood Fritolay Makmur yang merupakan salah satu anak perusahaan dari PT. Indofood Sukses Makmur (INDF). Pabrik ini memproduksi makanan ringan berupa keripik kentang. Kapasitas produksi yang dihasilkan berkisar 50.000 karton/bulan.

Jadi dengan adanya kebakaran ini, maka produksi snack seperti keripik kentang Lays, Chitato, dan Qtela beresiko terhambat. Padahal itu merupakan snack kesukaan warga Indonesia. Yang kebakaran itu pabrik kemasan (packaging division) $ICBP di Jalan Raya Serang Km.11, yang memproduksi etiket (plastik kemasan) dari produk-produk Indofood $INDF $ICBP

https://banten.suara.com/read/2021/02/08/195521/kebakaran-gudang-indofood-di-tangerang-kerugian-capai-milyaran-rupiah

Tinggal menunggu press releases dari management untuk kepastian jumlah kerugian yang dialami. Semoga saja produksi tetap bisa berjalan sebagaimana biasanya.

Dari pihak BPBD yang memadamkan api, menaksir jumlah kerugian mencapai 1 Milyar. Namun belum ada pernyataan resmi dari manajemen.

Jika anda menyukai artikel ini jangan lupa untuk berlangganan di Youtube Channel Pintar Saham dan nantikan video edukasi tentang saham di channel tersebut. Jangan lupa melihat Facebook Fan Page Pintar Saham Indonesia dan Instagram Pintar Saham @pintarsaham.id

Jika ingin diskusi saham via Telegram bisa ke sini

Untuk Insights Saham bisa ke sini.

Jika ingin pesan analisis Laporan Keuangan Kuartalan Komprehensif dari Pintarsaham.id bisa pesan di sini

Disclaimer :

Penyebutan nama saham (jika ada) tidak bermaksud untuk memberikan penilaian bagus buruk, atau pun rekomendasi jual beli atau tahan untuk saham tertentu. Tujuan pemberian contoh adalah untuk menunjukkan fakta yang menguatkan opini penulis. Kinerja Masa Lalu tidak menjadi jaminan akan kembali terulang pada masa yang akan datang. Semua data dan hasil pengolahan data diambil dari sumber yang dianggap terpercaya dan diolah dengan usaha terbaik. Meski demikian, penulis tidak menjamin kebenaran sumber data. Data dan hasil pengolahan data dapat berubah sewaktu-waktu tanpa adanya pemberitahuan. Seluruh tulisan, komentar dan tanggapan atas komentar merupakan opini pribadi

RELATED ARTICLES

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -
Google search engine

Most Popular

Recent Comments

Made Aditya on Saham vs Forex
A yani on Analisa Saham LPPF
Yudistira Indrasmaya Anugerah on 10 Kesalahan Pemula dalam Berinvestasi Saham
marpa on Saham vs Forex
Tyas Dwi Aprilniadi on Saham vs Forex
Asa Uswatun Khasanah on KSEI (Kustodian Sentral Efek Indonesia)