Guardian, merek ritel kesehatan dan kecantikan di bawah PT DFI Retail Nusantara Tbk (HERO), terus memperluas jangkauan bisnisnya di Indonesia. Dengan lebih dari 350 toko, Guardian kini fokus memperkuat jaringan di kota-kota tier satu hingga tier tiga, baik melalui toko fisik maupun kanal daring. Managing Director Guardian Indonesia, Anna Hull, menegaskan bahwa Guardian berkomitmen memenuhi kebutuhan konsumen dengan produk-produk yang relevan dan up-to-date.
Strategi omni-channel menjadi andalan Guardian dalam menghadapi persaingan industri ritel. Head Marketing Guardian Indonesia, Malvin Tarigan, menyebutkan bahwa Guardian mengintegrasikan pengalaman belanja di toko fisik dan daring untuk memberikan kenyamanan lebih kepada pelanggan. Meski fokus pada ekspansi toko modern, Guardian tetap menganggap toko fisik sebagai aset penting yang berkontribusi besar pada penjualan.
Pembukaan kembali toko flagship di Grand Indonesia, Jakarta, diharapkan dapat meningkatkan pendapatan dan performa keuangan perusahaan. Selain itu, Guardian berencana membuka toko baru di Plaza Indonesia serta memperluas jaringan ke kota-kota tier dua dan tiga. Langkah ini dilakukan untuk memperkuat posisi Guardian di pasar ritel kesehatan dan kecantikan.
Di sisi lain, harga saham HERO masih terkoreksi sebesar 2,75% year to date menjadi Rp530. Perusahaan optimis bahwa ekspansi bisnis ini akan berdampak positif terhadap kinerja keuangan di tengah persaingan industri yang semakin ketat.
Ingin mendapatkan insight eksklusif lainnya dari PintarSaham? Jangan lewatkan kesempatan untuk memperdalam pengetahuan investasi Anda! Klik link berikut ini untuk bergabung dan mulai perjalanan finansial Anda https://bit.ly/NewsLetterPintarSaham




